Perjalanan
3,339 Mdpl (CERITA PENDAKIAN ARJUNO) Mei-Juni 2005
Pengirim
: Bambang / petaniku Surabaya
TGL 28 MEY 2005
Sebelum tgl tersebut
team dr kuala Lumpur ( Zaleha ) ogkl, sudah menghubungi saya jauh
hari Untuk bisa menemani perjalanannya ke gunung arjuno welirang
kembar 1 dan kembar 2 dan ok …I am ready…
Pas tgl 28 sore selepas
magrib beliu datang dr kuala Lumpur itupun kak leha sampai di bandara
Juanda Surabaya menghubungi saya mungkin maksudnya untuk menjemput
mereka tapi apalah daya no yang aku berikan ke kak leha catatnya
kurang satu digit…nah kan ampe berakar dah dia di bandara gara gara
no telpon kurang satu digit dan kak leha menghubungi teman di Jakarta
kalau posisi sudah di bandara kaget….. sampai kak leha beli no baru
supaya mungkin dengan ganti no handphone bisa menghubungi …yah ampe
akhir hayat nggak nyambung mpok leha ……. Dan
temen dr Jakarta langsung telpon aku kalau kak leha dah di bandara
.
Langsung balik lagi
kebandara itupun dah 3 kali kebandara sebab kejelasan keberangkatan
lom pasti dan tidak jelas jadi aku sendiri menungu serta menungu
kepastian .
Meluncur ke penginapan
pada penuh wew hari sabtu super mahal dah semua penginapan …… Ngobrol
sebentar nak cerite sikit sikit duh logat melayu dah ….. hehhehe,
Kak leha mengatakan kalau kaki kanannya habis terkilir saat mengadakan
pelatihan di kuala Lumpur bersama
ORANG GUNUNG KUALA LUMPUR (OGKL) team .
TGL 29 MEY 2005
Pengobatan cina (
terapi ala cina ) terpaksa dilakukan supaya kak leha benar benar
bisa pulih dan berjalan sesuai yang diinginkan .
Akhirnya shin se
( tukang obat cina) , mengatakan dan mengijinkan kalau saudari zaleha
udah bisa normal lagi ah lega, … sebelumnya kak leha mengatakan
andaikan aku nggak kuat bila buat jalan sakit kak leha mengajak
ke pulau sempu kab malang . Dan akhirnya bisa jalan langsung belanja
perbekalan untuk persiapan pendakian ke Gn. Arjuno, Welirang serta
belanja peralatan tambahan itupun kak leha mencari poll/tongkat
sebagai tumpuhan berjalan saat pendakian esok ….. tapi pihak penjaga
toko memberi tongkat pramuka …, wedew….. bukan itu non…yang di cari
….. !!!
Lengkap semuanya
berangkat bertiga kak leha ,saya dan satu orang lagi seorang porter.
Sebab temen-temen pendaki jatim pada sibuk dengan kuliahnya mungkin
ada keperluan lain jd aku putuskan berangkat bertiga. Jam
02.00 pm team berangkat ke pandaan di sambung ke tretes depan hotel
tanjung jam 05.45 pm (wib) team sampai di kaki gunung tempat perijinan
untuk masuk kawasan itu . Mengisi
buku registrasi plus laporan dan juga ngobrol sesama pendaki jompo
lainya.
Begerak dalam kegelapan
malam menuju pet bocor serta bisa camp tempat tersebut dan ada mobil
jeep esok hari yang akan menuju ke kop-kopan di pagi hari pengangkut
belerang hasil para penambang yang dikumpulkan di camp …..asik ada
tumpangan dari pada ngos-ngosan kepikir pasti enak nih mengurangi
capek dan mempersingkat waktu.
Tgl 30 mey 2005
Jeep berhenti depan
pos pet bocor sebab teman teman jagawana saya pesen tuk “ bisa ikut
bareng ke kop-kopan “ dan ok ternyata jeep datang di pagi hari .
Kebayang pasti asik dan enjoy oiy …. Tapi disisi lain nggak membayangkan
bahaya yang mengacam kita bisa terlempar ke luar jalur/jalan, sebab
jalur saat pedal gas di tekan jalur alus selanjutnya wow ….. jalur
offroad ..., pegang erat erat dan konsentrasi penuh sang sopir supaya
mobil tak tergilincir, dgn jalur yang terjal jeep hartop terjang
habis itupun sedikit demi sedikit perbaiki jalan dgn menata batu
batuan supaya bisa di lalui oleh mobil jeep alhasil dgn susah payah
mobil jeep menempuh jalanya sampai juga di kop-kopan POS 2 Dan kak
leha buru buru turun dan Tanya serta tengok-tengok Tanya toilet
….wow kak leha sakit perut setelah 1 jam lebih di gocang goncang
oleh mobil jeep dalam perjalanan menuju kokopan …nggak ada toilet
kak biarpun disini tempat pemukiman penambang belerang akhirna gaya
plus 1000 ini aer dalam botol dan tissue basah ..sana kak masuk
ajah dalam semak semak disini bukan gunung gede yang ada toilet
setiap pos .
Dan perjalanan dilanjutkan
ke pos 3 yaitu pondhokan yang mana pos terakhir untuk ke gunung
arjuno dan welirang dalam perjalanan aku dan kak leha doloan mengambil
jalur baru dan asik buat berjalan walupun sedikit ngos ngosan juga
bentar bentar kak leha minta rehat dan sang porter malah salah jalur
…nah kan dgn gaya teriak teriak sebab handphone nggak ada sinyal,
HT nggak ada juga dgn gaya tarzan teriak teriak wooooooooooiiii
porter di mana kamu dia menyahut teriakan saya …waawww dia nyasar
di bukit sebelah terpaksa sang porter dalam bimbingan saya untuk
terus berjalan kedepan jgn sampai meuruni bukit terus ajah ke arah
depan teriakanku ..
Dalam sahutan ada
yang ngak kejawab sebab ketutup oleh kabut , bukit makin tingi dan
seolah menjauh kak leha gelisah dan juga saya sendiri sebab teriakan
nggak di jawab oleh sang porter .dari pada kita nggak makan lebih
baik aku jemput sang porter dgn jalan memotong kompas dgn membelah
belantara dan rumputan rumputan setinggi saya untuk bisa menjumpai
sang porter yang membawa semua logistik dan kak leha saat saya ajak
potong kompas dia bertanya “ eh bambang nggak salah ini jalur “
Aku jawab “ nggak
kak ini jalur cara cepat kita menemukan bekal yang dibawa porter
kita “ walaupun jalur itu bukan jalur pendakian tapi jalur babi
hutan hehhehehheh...Akhirna
ketemu juga sang porter dgn kecapekan berat sebab bukan jalur nya
dan sangat menanjak sebab di atas kokopan banyak jalur baru yang
bisa membuat pendaki ke mana saja dan juga bisa membawa kembali
ke pos 2 nah kan.
Jam 05.00 akhirnya
sampai juga dipos 3 PONDOKAN
Mendirikan tenda dan menata
pondokan yang kosong yang nggak ada penghuninya untuk tempat istirahat
porter , saya dan kak leha masuk dalam tenda. Selepas
buat makan malam tidur
Tgl 31 mei 2005
saya dan porter nggak
bisa tidur ngobrol dan saat jam menunjukan jam 12.00 ada sebuah
penampakan yang kelihatan oleh aku dan sang porter, sesosok perempuan
bener-bener cantik baru kali ini aku melihat orang secantik itu
walaupun didunia nggak pernah aku temui bener-bener cantik jgn ngiri
semua dan bila teman-teman penasaran datang ajah kesono pokoknya
cantik oiy ….. dalam kedipan
mata sang porter dan saya sekelebat perempuan itu ilang dalam dinginya
dan gelapnya malam , itupun dia ada pengawalnya ah masa bodo ah
aaapa itu sundel bolong ataukah bidadari ataupun penungu pondokan
tersebut nggak memikirkan itu aku dan porter hanya tercengang melihat
kecantikanya. pagi hari dengan
semangat bangunkan kak leha dan nasi goreng menu pagi hari ini jam
8 berangkat menuju puncak arjuno dgn pertimbangan yang paling berat
aku dahulukan sebab tenaga masih vit semua . dalam
perhitungan 3 jam sampai puncak kak leha semangat walupun saat menunjuk
puncak sebelum puncak semu / pertama kak leha sudah down dan mengajak
balik karena jalurnya semakin berat dan panas serta suara angin
yang menerpa pohon cemara kak leha mengagap ada sungai yah .. wew…
kukeluarkan jurus-jurus tipuan supaya bisa megapai puncak Arjuna
dan akhirnya bisa juga sampai di puncak gunung arjuna dan jam 14.00
siang samapi dipuncak walupun tidak sesui dengan perhitungan.
setelah berhaha-hihi
dan bergaya plus 1000 di puncak arjuna kami berdua turun dgn pelan
pelan sebab kaki kak leha mengalami sakit kambuh lagi akibat otot
ketarik setelah menginjak sebuah batu yang agak labil dan ambrol
. Untung membawa 2 buah lampu senter dan dgn berjalan pelan dan
pasti sebab kaki kak leha sedikit kesakitan bila berjalan “ pelan
pelan kak yang penting kita sampai kalau kak leha pingin rehat bilang
yah “ pintaku . Hari semakin gelap dan semua penambang dan porter
yang beraada di gubuk pondhokan berharap cemas seharusnya jam 3-4
sore harus posisi sudah dipondokan. Jam
19.00 wib akhirnya sampai dipondokan pada teriak semua penambang
dan porter mereka mengkhawatirkan kita berdua tersesat antara lembah
kijang dan hutan lali jiwo … oh tidak … Kumpul
lagi di base camp dan kak leha memutuskan tidak bisa melanjutkan
pendakian ini ke gunung welirang “ yah udah kak tak kan lari gunung
dikejar “ Kak leha “ kalau
ada rejeki lagi aku kesini lagi “ ok sebuah keputusan yang bagus
.
Tgl 1 juni 2005
Pagi sarapan dan
siap siap packing tuk turun dan mencari pembawa barang tuk bisa
turun cepet sampai di pos II KOPKOPAN supaya tidak kemalaman akhirnya
tidak jadi sebab porternya lain selain porter bawaan saya jual mahal
memasang tarip mahal sekali tuk membawa kan barang se-enteng itu
itu pun ke kop-kopan hanya waktu tempuh 2 – 3 jam jalan nyantai
tapi yang aku pikirkan kan kondisi kaki kak leha walaupun barang
bawakan porter yah tetep jalan pelan “ yah udah kita jalan pelan
pelan aja kak “ sahutku .
Di tengah perjalanan
mengalami kendala sang porter pembawa barang terjungkal berkali
kali akhirnya kaki bengkak …waw ….
Untung dalam pertengahan
hutan ketemu penambang belerang yang lagi mau turun kampung menjenguk
saudaranya. Akhirnya tas di pikul satu yang berisi logistik dan
tuk kak leha dan saya masih saya panggul,kak leha mengajak kita
bawa carrel kita ajah.. ? yah udah kak dekat kok dah keliatan itu
kokopan …..boong mulai lagi .yang penting hemat. Itupun jalur rusak
berat seperti kubangan sumur dan batu batu merangas dan di pijak
kalau kurang waspada bisa tergelincir ke bawa dan batu pecah pecah
dan merangas akan menyambut kita. Akhirnya sampai juga di kokopan
.
Mendirikan tenda
di sebelah mata air yang berada dikop-kopan supaya saat mengambil
air begitu dekat menimbang melihat kondisi sang porter dan kak leha
kakinya sakit . Setalah makan malam dan capek langsung meluruskan
badan dalam sleeping bag masing masing dalam tenda kak leha dan
tmnku sang porter dan juga ahli pengobatan tusuk jarum dan lain
lain aku suruh tuk berada dalam tenda daan
saya memilih tidur dalam gubuk penambang .
Walhasil dalam tidurnya
kak leha kakinya yang sakit di tarik tarik keluar oleh seorang yang
tak dikenal padahal kak leha capek dan ngantuk banget sampai 3 kali
dia mengganggu seperti itu dalam tenda “ dia berkata “ eh kaki ku
kok seolah ada yang narik-narik “ kata kak leha “ mungkin kedinginan
kak leha “ jawab porter dan menjaga kondisi kak leha walaupun dia
juga kakinya bengkak .
Dalam kondisi lelah
dan capek dan saat itulah kak leha benar bener di ganggu oleh makluk
halus dalam gelapnya malam yang dingin dan kak leha mengatakan kak
leha di bawa kesuatu tempat dengan 3 lelembut yang menjaga kokopan
di pohon dekat mata aer “ mungkin angapanku perkenalan kali dengan
kak leha . Jadi semalam kak
leha kepikiran bukan kepalang untung tidak keluar jalan jalan bisa
bisa hilang seperti 3 tahun lalu seorang pendaki yang hilang sampai
sekarang belum ditemukan. Dalam tenda kak leha menangis mungkin
nggak mau bertemu mereka ataukah ketakutan dalam tenda kak leha
bersuara seolah menangis-nangis tapi saat di kasih penerangan dia
diam dan melihat wajah kak leha seperti ketakutan dalam tidurnya
serta semalam dia ngak bisa tidur, bisa tidur menjelang pagi dan
bangun jadi kesiangan.
Tgl 2 juni 2005
Akhirnya hari sudah
pagi aku bangunkan kak leha ayo kak keluar dia masih ketakutan saat
melihat wajah dan dengar jawaban kak leha hihihihihi serem juga.
Yah …tapi penasaran
juga kan siapakah gerangan yang mengajak kak leha ke suatu tempat
bisa di kata alam lain .” kata kak zaleha. Hiiiiiiiiiiiii.................
Berkemas tuk menuju
pos pendakian atau perijinan itupun pelan-pelan akhirnya jeep ada
yang datang tuk mengambil belerang yang terkumpul di kopkopan .
Barang dititipkan
ke mobil jep dan yang sakit aku suruh ikut jeep dan kak leha masih
saya temenin dalam perjalanan menuju pos perijinan sambil menikmati
udara sore di perjalanan dan main jepret-jepret setiap ada pemandangan
bagus. Dan kedatangan kami
di sambut dgn ramah oleh pihak perhutani maupun jagawana hutan raya
R soerjo dan menawarkan tuk di ajak jalan-jalan ke wisata yang ada
disekitar kaki gunung welirang arjuno ..
Perjalanan selesai
sampai disini dan bila temen temen yang penasaran dengan gunung
arjuna welirang …nyok kesono tapi rame-rame …., Jgn sendirian.
Tuk bubun dan si
abath: thank atas kabarnya kalau kak zaleha dah sampai di bandara.
Kak zaleha : masih
ada waktu lagi kan dan jangan kapok naik gunung jawa timur
Porter joko : pak
joko jgn nyasar lagi yah
#pendakijatim
:: Back To Top ::
|